Company Logo
slide 1 slide 2 slide 3

Main Menu

Notice

Faktor Bahasa

Tetapi kita juga perlu realistis untuk melihat kekurangan studi di Jerman. Pertama adalah kendala bahasa, bahasa Jerman bukanlah bahasa yang dipelajari di sekolah indonesia, di sisi lain kemampuan berbahasa Inggris juga diperlukan di dunia kerja nanti.

 

Bahasa sebagai kunci penerimaan mahasiswa di universitas luar negeri. Bila kamu hendak kuliah di jerman, salah satu hal yang paling utama diperhatikan adalah belajar bahasa jerman, kecuali bila kamu ingin mengambil program master dengan jangka waktu setahun dan tidak ada tuntutan belajar bahasa jerman.

 

Persiapan bahasa hendaknya sudah direncanakan di Indonesia, karena kursus bahasa di jerman cukup mahal, walaupun dalam hal percakapan nanti akan lebih cepat menguasai.

 

Selain di Goethe Ins. Jakarta (Jl. Sam Ratulangi) terdapat pula Goethe Ins. Bandung dan Yayasan Goethe Indonesia Surabaya, serta banyak lembaga-lembaga bahasa yang menawarkan kursus bahasa jerman, baik itu intensiv atau hanya dua kali dalam seminggu.

 

Hampir semua Universitas di Jerman menggunakan bahasa pengantar pengajaran Jerman, oleh karena itu persiapan bahasa di Jerman dari Indonesia sangat disarankan. Karena bahasa Jerman bukanlah bahasa yang mudah dipelajari, persiapan bahasa Jerman sebaiknya dimulai sedini mungkin.

 

Sebagian besar Perguruan Tinggi di Jerman mempunyai persyaratan kemampuan bahasa minimum sampai mempunyai ijazah ZDaF dari Goethe Institut untuk mendaftar ke Studienkolleg.

 

Namun, dari segi positivnya, mahasiswa indonesia yang selesai sekolah di jerman biasanya bisa berbicara minimal 3 bahasa (Indonesia, Jerman dan Inggris). Beberapa mahasiswa bahkan masi bisa bahasa mandarin dan spanyol. Kemampuan berbahasa ini akan memberikan kesempatan yang luas untuk bekerja di dunia. Mahasiswa Indonesia lulusan jerman biasanya akan mampu mendapatkan kerja di seluruh dunia.

 




Powered by Joomla!®. Designed by: joomla 1.6 templates web hosting Valid XHTML and CSS.